Langsung ke konten utama

My Dad is Amazing

Mungkin sebagian orang sudah pernah membaca artikel ini, soalnya artikel ini udah lama,,dan karena artikel ini lah yang bisa membuat sebagian orang untuk lebih berkaca pada dirinya sendiri. Sudah seberapa banyakkah pengorbanan yang kita berikan untuk kedua orangtua yang telah mengasuh kita sampai sekarang. Ussikum wa iyyaya nafsii. Saling mengingatkan saja.
My Dad is Amazing
Biasanya bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa dan jauh dari orang tua akan merasa rindu sekali dengan ibunya. Lalu bagaimana dengan ayah?. Mungkin karena ibu sering menelpon untuk menanyakan keadaanmu tiap hari, tapi,,tahukah kamu jika ayahlah yang ternyata mengingatkan ibu untuk menelponmu.
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibulah yang sering mengajakmu bercerita / dongeng. Tapi tahukah kamu? Bahwa sepulang bekerja dengan wajah yang lelah Ayah selalu menanyakan pada ibu tentang kabarmu dan apa yang kamu lakukan seharian ini.
Ketika ayahmu mengajari naik sepeda dan setelah ayah menganggapmu bisa, ia akan melepaskan roda bantu sepedamu, kemudian ibu bilang “ Jangan dilepas rodanya yah, ibu takut anak kita jatuh dan terluka.” Tapi sadarkah kamu? Bahwa ayah akan membiarkan dan menatapmu dengan seksama karena ia tahu putriny pasti bisa.
Saat kamu sakit pilek, ayah selalu khawatir sampai terkadang sedikit membentak dengan berkata, “ Sudah dibilang jangan minum es!”. Berbeda dengan ibu yang memperhatikanmu dan menasehati kamu dengan lembut. Katahuilah! Saat itu juga ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu mulai beranjak dewasa, kamu mulai menuntut ayah untuk dapat izin keluar malam. Ayah bersih keras dan berkata “ TIDAK BOLEH!”. Tahukah kamu??? Bahwa ayah melakukan itu semua untuk menjagamu karena bagi ayah kamu adalah permata yang sangat berharga. Tapi setelah itu kamu marah pada ayah dan masuk kekamar sambil membanting pintu. Dan yang datang mengetuk pintu dan membujukmu untuk tidak marah adalah ibumu. Tahukah kamu??? Bahwa saat itu ayah sangat ingin menuruti keinginanmu, tapi lagi-lagi ia harus menjagamu.
Saat kamu menjadi gadis dewasa dan harus pergi belajar di kota lain, ayah harus rela melepasmu pergi ditempat pemberangkatan. Tahukah kamu??? Bahwa badannya akan terasa kaku untuk memelukmu. Ia hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini itu dan menyuruhmu untuk berhati-hati. Tahukah kamu??? Sebenarnya ia ingin menangias seperti ibumu dan memelukmu erat-erat. Tapi yang ia lakukan hanya menghapus air mata disudut matanya adan menepuk pundakmu sambil berkata, “ JAG DIRIMU BAIK-BAIK”. Ayah melakukan itu semua agar kamu kuat, kuat untuk pergi dan untuk menjadi orang dewasa yang bisa mengharumkan nama orangtua.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang yang pertama kali mengerutkan keningnya adalah AYAH. Ia akan berusaha keras mencapai jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-0temannya., walaupun harus kesana kemari mencari pinjaman.
Saat meilhatmu di wisuda sebagai seorang sarjana, Ayahlah yang pertama kali berdiri san bertepuk tangan untukmu. Ia akan tersenyum dengan bangga dan puas ketika melihat puteri kecilnya yang tidak menja berhasil tumbuh dewasa dan telah menjadi seorang yang berarti.
Sampai saat seorang lelaki datang ke rumah dan untuk mengambilmu darinya, ayah akan berhati-hati memberikan izin, karena ayah tahu bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya kelak.
Dan akhirnya saat ayah melihatmu duduk bersanding di pelaminan bersama seorang lelaki, yang dianggapnya pantas menggantikannya. Ia pun tersenyum bangga. Apakah kamu tahu? Dihari yang bahagia itu, Ayah pergi kebelakang panggung sebentar dan menangis. Ia menangia karena sangat bahagia lalu ia tidak lupa berdo’a :“ Ya Allah, tugasku telah selesai, putri kecilku yang ku cintai telah menjadi wanita yang cantik, bahagiakanlah ia bersama suaminya.”
Setelah itu ia hanya bisa menunggu kedatnganmu bersama cucu-cucunya sesekali datang untuk menjenguk, dengan rambut putihnya yang bersahaja dan badan lengannya yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya. DAN INILAH AYAH TELAH MENYELESAIKAN TUGASNYA.
Ayah kita adalah sosok yang dituntut untuk selalu terlihat kuat, bahkan ketika ia tidak kuat untuk menangis, ia harus terlihat tegas. Saat ia ingin memanjakanmu, bahkan menangis sekalipun. Dialah orang pertama yang selalu yakin bahwa KAMU BISA DALAM SEGALA HAL.
Terimakasih Ayah,,,,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

disaat kehilangan

aku pun tak tau,, apakah maksud dari semua ini,, aku bingung terhadap semuanya,, dan aku bingung untuk menghadapinya,, aku hanya bisa terpaku duduk terdiam,, berteman kan angin malam dan sebuah buku yang selalu menemaniku,, saat ini aku merasa kehilangan,, aku kehilangannya,, ntah kemana dia pergi, jikalau ada orang yang mengatakan" sudah lupakan saja" jujur aku tak bisa melupakannya,, susah,,dan tidak bisa karena darinya lah aku mendapatkan motivasi,,darinya lah aku banyak belajar arti kehidupan,, kini,,aku hanya bisa berharap,, semoga kau bisa mendapatkan semua impianmu, aku tak akan melupakanmu,, karena kau telah terlukiskan diantara jajaran bintang indah dilangit angkasa,, dan karena kehilangan ini,,ku mampu mendekat kepada-Nya @fizam_chairani#17040108
hujan,, hujan mempunyai arti tersendiri dalam setiap individu kita tidak bisa menerka apakah hujan itu mempunyai arti kebahagiaan atau kesedihan bagiku,, hujan bisa menghapus sesuatu yang sebaiknya dibuang jauh,, hujan bisa menghapus tentangnya,,  namun,, hujan bisa membuat diri ini bahagia akan kedatangannya,, karena bagiku, hujan mempunyai cerita tersendiri... dan setiap orang pun mempunyai pandangan yang berbeda tentang HUJAN,,